25 Feb 2021

MARTAPURA FC DAN UJUNG PERTEMUAN INI

Martapura FC sempat mendapat julukan tim bayi ajaib,karena prestasi terbilang Ajaib. Terbentuk di Tahun 2009 atas inisiatif insan bola Di kota intan, martapura FC mampu berbicara banyak baik di tingkat regional maupun Nasional. Memulai dari divisi lll(Kasta ke 5 liga infonesia)pada tahun 2009 martapura fc mampu back to back selalu promosi hingga menembus divisi utama kasta ke dua liga indonesia pada tahun 2014 hanya dalam waktu 5 tahun. Bukan hanya sampai di situ saja setelah menjadi klub porofesianal martapura FC mampu hatrick Semifinal dan selalu "hampir" lolos ke liga 1, berjuang dari bawah dan menjadi kekuatan baru di persepakbolaan nasional. 

Namun sayang di awal tahun 2021 martapura FC mengalami kesulitan finansial dan harus di jual ke pihak lain juga beganti nama dan homebase. Sebuah berita yang mengejutkan bagi suporter dan pencinta MFC, karena martapura FC sudah mendapat tempat di hati masyarakat martapura dan banua.

Ya, , barangkali sepak bola memang diawali dari kesetiaan suporter, bukan dari gelimang kejayaan sebuah klub. Sepak bola tidak dimulai dari berapa juta rupiah kontrak dan gaji para pemain, tapi dimulai dari rasa cinta dan kesetiaan para penggemar. Jutaan rupiah kontrak dan gaji itu tak ada apa-apanya bila dibandingkan kesetiaan dan kecintaan teman-teman saya Martapura FC Diamond Suporter Dan Masyarakat Kabupaten Banjar kepada Martapura FC. Kegagalan Martapura FC bertahan di liga 2 menjadi pelajaran bagi kita semua bagaimana tata kelola sebuah klub profesional, sepakbola bukan hanya kepentingan "perut" sebagian kelompok,

Tentu, tidak ada kesebelasan di seluruh dunia yang ingin sejaraah klub nya di hilangkan. Situasi ini tentu, menjadi sebuah ironi, terutama bagi Martapura FC. Kami sadar, perjuangan bukan seperti sebentang garis lurus di peta. Tak ada yang mudah, tapi kami tak pernah dan tak akan pernah jera. Kami hanya ingin Menejemen pelatih dan para pemain paham satu hal: betapa kami merindukan MFC.

Kita semua menghayati betul bagaimana perjuangan Martapura FC di Liga indonesia pahit,manis sudah di lewati dan tibalah kita di ujung pertemuan.


Tugasku Sudah Selesai, warnamu sudah berganti, selamat jalan, semoga Bahagia dengan pelangi barumu. 

Martapura 2009 - 2021

#sasikatan

11 Apr 2019

SELAMAT ULANG TAHUN YANG KE 6 MARTAPURA FC DIAMOND SUPORTER(MONSTER)

https://m.youtube.com/watch?v=LkbAb1GSjck

hari hari terus berganti

perjuangan takkan pernah terhenti

bulan tahun berlalu

harapan takkan beku

martapura kami setia padamu

itulah penggalan lirik lagu Bersama kita kan juara cipt : Cassabulganangkula ,lirik yg sederhana namun menimbulkan emosi tersendiri.

Hari ini Tanggal 11 April 2019 Martapura FC Diamond Suporter(MONSTER) berusia 6 tahun, Usia yang terbilang sangat muda. apabila di bandingkan dengan The Jax, Bobotoh, Aremania dan kelompok kelompok suporter lain nya di persepakbolaan indonesia.
Didirikan tanggal 11 April 2013 oleh sekelompok anak muda yang ingin Mendukung Martapura FC. MONSTER tak bisa dipungkiri adalah nafas baru yang membuat detak jantung MARTAPURA FC berdenyut. MARTAPURA FC kala itu Berlaga di kompetisi amatir. MONSTER datang bukan langsung menjadi seperti sekarang ini. Dimulai dari masa yang kecil namun mempunyai mimpi yang besar. Diremehkan? ya pada awal kebanyakan mungkin orang akan tertawa melihat supporter Di Tribune yang hanya secuil bernyanyi untuk tim “Medioker”. Namun mereka tetap “kada takutan!” (tidak takut) karena sebuah mimpi mereka membangun MARTAPURA FC.

Dalam dunia sepabola Klub dan Fans(Suporter) memang tidak bisa di pisahkan, saling membutuhkan, klub tanpa suporter tidak akan bisa hidup dan sebaliknya.
selama ini hubungan Menejeman Martapura FC dan Martapura FC diamond Suporter(MONSTER) terjalin Sangat Harmonis, terbukti dengan selalu di libatkan Nya monster dalam kegiatan2 martapura FC. semoga kedepannya tidak ada Konflik antara Menejemen dan kelompok suporter, selalu solid dan loyal mendukung Martapura FC.

Akhirukalam...
Selamat Ulangtahun yang ke 6 Martapura FC Diamond Suporter(MONSTER) makin solid, kreatif dan Kritis.  bagi Kami, janji setia menjadi sekelompok manusia yang terus mendoakan dan mendukungmu Martapura FC  tidak akan pernah bisa diingkari. Karena hanya maut-lah yang akan membuat Kami tidak bisa lagi mendoakan dan mendukungmu.

#SASIKATAN
#Kita6isa

18 Mar 2019

INI CARA SAYA MENDUKUNG TIM DARI SISI YANG BERBEDA

Kalau kita berbicara tentang klub sepakbola, tentu tidak terlepas dari suporternya. Antara klub dan suporter merupakan dua hal yang berkaitan, tidak bisa berdiri sendiri. Suporter ada karena berdirinya sebuah Klub yang mereka dukung, dan Klub Sepakbola juga bisa berdiri jika ada suporternya.
nah mungkin saya adalah 1 dari miliaran suporter di muka bumi ini.beberapa tahun ini menjadi suporter Martapura FC saya mempunyai satu sisi yang berbeda dengan suporter pada umum nya. selalu Berusaha Menjaga jarak dengan pemain. justru jarang sekali meminta foto atau tanda tangan ketika bertemu langsung dengan pemain Martapura FC.
Saya mempunyai alasan kuat memilih menjaga jarak dengan pemain Martapura FC. saya merasa jadi lebih lepas mengkritik pemain ketika Martapura FC bermain jelek. “Kalau saya dekat dengan pemain, otomatis akan segan jika memberikan kritik saat tim kalah. Kadang kalau ketemu langsung yang mengobrol biasa. Tapi tidak sampai terlalu dekat secara personal,”
memang Ada sedikit perbedaan pandangan dari sebagian suporter tentang bagaimana cara mendukung tim kesayangan mereka. Ada kelompok yang berpikir totalitas dalam mendukung tim berarti tim harus didukung dalam keadaan apapun, baik ketika bermain buruk maupun ketika bermain bagus. Begitu juga ketika menang, seri atau kalah. Dan kelompok ini seakan mengharamkan kritik terhadap pemain yang bermain sangat buruk sehingga sebabkan kekalahan timnya. Mereka berpendapat bahwa pemain yang bermain buruk tidak pantas dikritik karena dia sudah berjuang dan bermain dengan penuh semangat. Jadi bagi kelompok suporter ini kritik terhadap permainan seorang pemain yang bermain buruk adalah sebuah bentuk penghianatan terhadap loyalitas kepada tim yang didukung. Dan sering hujatan balik akan mereka berikan kepada sang pengkritik sebagai suporter glory hunter yang hanya mendukung tim ketika timnya menang.
Kadang pressure atau tekanan akibat kritik yg obyektif lebih diperlukan daripada pujian atau dukungan berlebih yang kadang membuat seseorang terlena sehingga tidak merasa ada kekurangan pada dirinya.
Mengkritik satu atau dua pemain tidak serta merta berarti mengkritik tim secara keseluruhan, karena bisa saja pemain lain bermain bagus.
Jadilah suporter untuk klub atau tim bukan cuman fans seorang pemain, yang pada kenyataannya pemain bisa berganti tiap musim. Kritik terhadap penampilan buruk seorang pemain adalah hal yang wajar dari seorang suporter karena pemain dibayar oleh klubnya untuk selalu menampilkan permainan terbaiknya, tapi haruslah dilakukan secara obyektif. Puji saat mereka bermain bagus dan kritik saat bermain buruk.

masing masing suporter mempunyai cara sendiri mendukung tim nya creatiflah, lakukan, dan jaga semangat itu agar tidak padam maka rasa bangga akan muncul dalam diri anda.

Tetap Kritis dan Es Teh manis
*Martapura FC Kudamping Hingga Akhir

14 Mar 2019

SATU DEKADE, BISAKAH MARTAPURA FC MENGULANG HATRIK SEMIFINAL DAN KLIMAKS NYA LOLOS KE LIGA 1 ?

11 maret 2019 Martapura FC genap berusia 10 tahun sebuah usia yg menunjukkan perjalanan Martapura FC di kompetisi nasional, manis,pahit dan getir kompetisi sudah kita lalui saat nya Martapura FC menjadi klub yg lebih profesional lagi baik dari menejemen,tim pelatih,pemain dan suporter.

Angka 10 merupakan angka yang mempunyai makna kesempurnaan, mungkin tahun ini adalah momentum yang tepat untuk mengembalikan kejayaan Martapura FC, saatnya Martapura FC di kelola dengan lebih baik lagi, dengan sistem menejemen yg lebih efisien.
Di usia 10 tahun Martapura FC dan Musim ke 5 di kasta ke dua liga indonesia, inilah saatnya mengakhiri kutukan 3 kali semifinal. suatu prestasi yg membanggakan untuk tim yg baru berusia 10 tahun juga sesuatu yg menyakitkan untuk di kenang, bagaimana tidak di musim 2014 pertama kali martapura fc berkompetisi di divisi utama hampir lolos ke Indonesia Super League(ISL) sebelum di kandaskan persiwa wamena.
Kemudian pada ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, Martapura FC kembali berhasil melaju hingga semifinal dan kemudian kalah atas Perssu Sumenep pada perebutan juara III dalam drama adupenalti yang berakhir dengan skor 2-1.
Kemudian pada kompetisi Liga 2 2017, Martapura FC kembali menunjukkan kelasnya dan lagi-lagi masuk babak semifinal, sebelum di kalahkan persebaya 3 - 1 dan di perebutan juara III yang merupakan tiket terakhir untuk lolos ke liga 1 Lagi-lagi martapura fc gagal, kalah secara dramatis di menit menit akhir atas PSIS semarang dengan Skor 6 - 4.
adapapun di musim 2017 performa martapura fc sedikit menurun tidak mampu lolos ke babak 8 besar dengan hanya menempati posisi 5 di klasmen akhir liga 2 2017 wilayah timur.

Lalu apakah semangat musim 2014, 2016, dan Musim 2017 tertular ke tim Martapura fc Musim ini ? Pertanyaan yang hanya bisa di jawab oleh menejemen,pelatih, dan pemain Martapura FC sendiri.

masih ada waktu untuk Martapura FC terus berbenah dan mempersiapkan tim yang solid.
Bagaimanapun seharusnya kuota pemain yang berpengalaman bisa lebih dimaksimalkan dengan membeli pemain yang secara kualitas jauh di atas pemain lokal yang ada, tanpa mengesampingkan talenta pemain banua, sesuai misi awal didirikannya martapura fc untuk mewadahi bakat bakat muda putra daerah.

Akhirul kalam, Selamat Ulang Tahun yang ke-10 Martapura FC dan selamat berjuang di kompetisi liga 2. Cepat berbenah dan bangkit, jadikanlah kritik Martapura FC Diamond Suporter(MONSTER) dan Masyarakat bola banua sebagai motivasi.
kritikan kami di media sosial ataupun di lapangan semata mata adalah bentuk kecintaan kami Kepada Martapura.

Jadi tidak perlu melakukan framing Suporter Muda - Suporter Tua, karena mau muda ataupun tua, cara kami mencintaimu tetap sama dan tak pernah berubah. 

Merah akan S'lalu menjadi warnamu
martapura Akan S'lalu menjadi istanamu
teruslah berlari Macan Gaibku
we are with you together

28 Jul 2018

Cerita Awaydays Balikpapan kota Minyak

Hallo, malam ini di temani secangkir Teh panas dan Sebungkus gabin Lido khas Balikpapan saya niat nulis lagi.

Sebenarnya Away Balikpapan tidak di rencanakan, Berawal bercandaan senin Malam bersama teman2 suporter senior MFC (Khususnya Amad JM yg raja mahabui kawan) ternyata menjadi kenyataan untuk kami berangkat ke Balikpapan.

Selasa 24 juli 2018 sungguh hari yang luar biasa untuk saya.
Setelah lama vakum menjalani AwayDays akhirnya bisa kembali mengawal tim kebanggaan di kandang Lawan.
Pergi ke kandang lawan selalu menggairahkan. Ada atmosfir yang tak biasa dibandingkan mendukung di kandang sendiri. Ada bahaya, ada risiko, ada biaya yang mesti dikeluarkan, ada kompromi yang harus dibuat terkait jadwal kerja, sekolah, dll.
Sebelum berangkat kita menyempatkan diri untuk berdoa kepada Tuhan. Kita semua bermunajat kepada sang maha pencipta agar perjalanan kita di berikan kelancaran dan juga kemudahan.
Pukul 22:15 wita saya dan 20'an teman teman Martapura FC Diamond Suporter(MONSTER) Dengan 3 unit Mobil minibus beriringan Mulai beranjak meninggalkan Kota intan Martapura Menuju kota Balikpapan Kalimantan Timur. Di tengah sejuknya angin malam kami Berangkat dengan semangat juang tinggi kita bersama sama berangkat ke kota Balikpapan. Semua halangan tidak menyurutkan kita untuk mendukung tim Kebanggan kita MARTAPURA FC yang akan bertanding dengan tim tuan rumah Persiba Balikpapan. 458 Kilometer telah kita tempuh hingga akhirnya pukul 08:30 wita kami tiba di kota Minyak Balikpapan Kalimantan Timur.
Saya mengucapkan Banyak banyak Terimakasih Untuk Warga Martapura dan masyarakat Kalimantan Selatan yg menetap di Kalimantan Timur sudah menyambut kami dengan hangat, menyediakan tempat untuk beristirahat sejenak bahkan menjamu kami makan siang dan malam. Sebuah solidaritas warga banua di perantauan yg perlu kita jaga.
Setelah cukup beristirahat pukul 17:30 wita kami mulai menuju Stadion Batakan Balikpapan dari tmpat kami istirahat di Perumahan Balikpapan baru,
Di perjalanan menuju stadion kami banyak bertemu suporter tuan rumah yg sekedar menyapa karena sejatinya Monster dan balistik atau suporter persiba balikpapan lain nya memang tidak ada masalah jadi suasana nya saling Resfect.
Pukul 18.20 wita kami tiba di stadion Batakan lalu membeli tiket, pukul 18.30 wita kami di arahkan oleh panpel dan pihak keamanan untuk menuju ke tribun utara. Rasa kagum langsung tersirat di benak saya ketika pertama kali menginjakkan kaki di stadion batakan yg menghabiskan dana 1,2 triliun rupiah.
Tepat pukul 18.00 wita pertandingan di mulai, kali ini martapura fc menggunakan jersey merah merah dan tim persiba menggunakan kaos jersey biru biru. Martapura fc sempat unggul di menit menit awal membuat kami semakin lama semakin lantang suara ini kami teriakan untuk mendukung tim kebanggan kita semua. Sungguh hari  yang luar biasa untuk kita semua, selama pertandingan berlangsung kita terus bernyanyi dan membakar semangat Martapura FC. Meskipun di menit menit menjelang pertadingan berakhir kita kecolongan oleh goal dari tuan rumah, itu menjadi pemacu kita untuk berteriak semakin lantang untuk terus menyemangati Martapura FC.

Peluit panjang dari wasit pun menyudahi pertandingan pada malam itu, sungguh hasil yang sama sekali tidak kita harapkan. Ini kekalahan kesekian kali nya di partai away, ada kalah dan juga menang. Pemain sudah berusaha semaksimal mungkin di pertandingan hari itu. Dan kita patut memberikan apresiasi kepada mereka semua. Semoga hasil ini cepat di evaluasi dan semoga Martapura FC bisa cepat bebenah untuk putaran ke dua nanti.
Seusai pertadingan kita saling sapa dengan suporter tuan rumah, berjabat tangan, saling tukar syal atau atribut lain nya bahkan Jangan heran juga jika satu sama lain saling tukar kontak, apalagi yang berbeda jenis kelamin. Biasa, mencari kesempatan dalam sepakbola.

Sungguh pengalaman yg sangat berharga dari sebuah awaydays.
Sampai bertemu di Martapura teman2....
pengalaman ini akan menambah semangat kami untuk tak lelah mengawal Laskar Sultan Adam.
Jadialah kebanggan untuk martapura FC di manapun berada.

*Penulis cuma seorang karyawan yg mencintai sepakbola dan martapura fc, biasa aktif berkicau di akun fb matt T-Bonk

15 Sep 2017

MENGINTIP LAWAN MARTAPURA FC DI 16 BESAR LIGA 2

Fase grub Liga 2 indonesia grub 5 sudah berakhir dengan menempatkan Martapura FC sebagai Runer Up grub 5 dengan demikian mengantarkan martapura Fc ke babak 16 besar liga 2 indonesia.
Dengan menjadi runner up Grup 5 maka di babak 16 besar Martapura FC akan tergabung di Grup D, yang terdiri atas juara di Grup 6(Ps Mojokerto putra) dan 8(Persiwa Wamena), sedangkan satunya lagi adalah runner up di Grup 7(Madura FC).
Sebelum memasuki babak 16 besar mari kita intip calon lawan2 martapura fc.

PSMP Mojokerto

PSMP Mojokerto adalah klub sepak bola yang berasal dari Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Klub ini bermarkas di Stadion Gajahmada, Kota Mojosari, Mojokerto, Jawa Timur yang berkapasitas 10.000 penonton. meskipun tidak didukung dengan dana yang sangat besar, tim ini mampu menjuarai Divisi 1 Liga Indonesia musim 2008/2009. Sekarang tim ini sudah memiliki bada hukum atau sudah dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT).

Dalam kompetisi Liga 2 Indonesia tahun 2017, PSMP Mojokerto mencoba memberikan dobrakan dengan membawa Danilo Fernando (Mantan pemain Persik Kediri) yang juga suami dari Ayu Sartika Virianti(anak Vigit waluyo menejer Psmp)untuk dijadikan CEO.
posisi pelatih Di percayakan Kepada Nusyadera.
Tergabung di Grub 6 bersama klub2 yang mapan di kompetisi liga indonesia Seperti Persik kediri, Kalteng Putra, Psmp mampu menjuarai grub 6 dengan Poin 22 hasil 7 kali menang 1 kali draw 4 kali kalah. Memasukkan 25 gol dan kemasukan 18 gol.
Pemain kunci di Psmp Di sektor bek ada Djayusman triasdi mantan palang pintu Psm makassar,persela lamongan. Di lini tengah ada Tamsil sijaya juga mantan pemain Psm, tamsil di kenal pemain yg keras khas anak makassar.
Dari head to head pertemuan Martapura Fc vs Psmp sebanyak 2 kali Martapura Fc belum pernah kalah dari Psmp, divisi utama 2014 Martapura Fc vs Psmp 2-0
Psmp vs Martapura Fc 3-3.
Tapi Psmp Musim ini berbeda dengan Psmp beberapa tahun lalu,kalau tidak hati2 bisa saja psmp menjadi sandungan untuk martapura fc menuju fase selanjutnya di liga 2, dengan dukungan Finansial yg melimpah seperti Sponsor tugas negara bos milik anak orang nomor 1 di negeri ini. Serta sosok Menejer Vigit Waluyo, bagi penikmat sepakbola negeri ini siapa yg tidak kenal sepak terjang Menejer satu ini.
Kecintaan Vigit pada sepakbola bahkan melebihi sang ayah, H Mislan. Jika sang ayah mampu memindahkan klub dari Bali, Gelora Dewata, dari Bali ke Jawa Timur dan menjelma menjadi Delta Putra Sidoarjo (Deltras), dan memanajeri PSMP Mojokerto Putra, Vigit lebih dari itu. Lebih banyak klub yang ia pindah dan ubah.

Ia tercatat pernah menangani Persiwangi Banyuwangi, PSIR Rembang, hingga berada dalam lingkaran tukar guling sebuah klub. Beberapa klub yang mendapat sentuhan sulap magis Vigit antara lain Persikubar Kutai Barat yang kemudian menjelma menjadi Persebaya Surabaya hingga Surabaya United dan sekarang menjadi Bayangkara Fc, Mitra Kukar, dan terakhir Perseba Super Bangkalan menjadi PBFC.
Itu baru untuk urusan klub yang berubah. Vigit juga terkenal jago memboyong pemainnya ke dalam satu klub. Pemain-pemain yang jago urusan "nonteknis".

Dari tiga musim kompetisi Divisi Utama terakhir (2011-2014) klub-klub yang dicampur-tangani Vigit adalah PSBK Kota Blitar, Perseba Super Bangkalan hingga PBFC yang menjadi juara Divisi Utama 2014.

Untuk membuktikannya, ambil saja secara acak pertandingan dari tiga klub dan tiga musim berbeda itu. Maka akan ditemukan nama-nama yang sama. Bukan hanya pemain, pelatihnya juga sama: Nus Yadera, dan manajernya juga Ayu Sartika Virianti.

Madura FC

Madura FC (Madura Football Club) merupakan salah satu klub yang berasal dari pulau Madura Jawa timur. Madura FC sudah mengalami beberapa kali perubahan nama sesuai daerah yang memberikan sponsor buat Madura FC. Awal mula bernama Persebo Bondowoso berdiri pada tahun 1990, kemudian di gelarnya ISC B 2016 hak kepemilikan Klub berubah dan di ambil alih oleh seorang pengusaha dari Sumatera Selatan dengan nama Persebo Musi Raya dan sempat bermarkas di Sumatera Selatan. Nama Persebo Musi Raya hanya bertahan selama satu tahun pada gelaran ISC B 2016. Setahun mengikuti ISC B, Persebo Musi Raya kembali ke Jawa TImur dan bermarkas di salah satu kabupaten yang terkenal sepak bolanya Madura. Setelah di ambil alih Oleh PT Sepakbola Madura Bangkit Pada tahun 2017 Madura FC berdiri dan menjadi salah satu perserta Liga 2 Indonesia 2017 dan bermarkas di Stadion Ahmad Yani, Madura, Jawa Timur.
Tergabung di grub 7 bersama persigo semeru,celebest,ps badung, persekam,ps sumbawa madura fc mampu finis di posisi runer up grub 7 dengan poin 22 hasil dari menang 6 kali seri 4 kali dan kalah 2 kali.
Di musim ini skuad Madura Fc di isi pemain2 bintang sebut saja Okto maniani,aldair Makatindu, juga jangan lupakan sayap lincah Eks Martapura Fc M.Slamat. selain pemain2 tersebut Sosok pelatih di madura fc Salahudin dan Asisten nya Ismayana Arsyad menjadi nama yang tidak asing bagi penikmat sepakbola banua, karena kedua nya pernah Satu tim Bersama Pelatih Martapura saat ini Frans sinatra huwae di barito sewaktu mengantarkan laskar antasari ke semifinal ligina 1

MH Said Abdullah, Presiden Madura FC, menjamin komitmen manajemen buat dapatkan tiket promosi ke Liga 1 2018. “Jika ada pemain minta digaji Rp 25-30 juta sebulan, itu pun tak masalah. Terpenting ia bagus dan mampu membawa Madura FC ke Liga 1. Ayo buktikan!” tegas MH Said.    

Ini tantangan berkelas bagi Salahudin dan skuatnya. Demi finish tiga besar di Liga 2 2017, manajemen menyiapkan Rp 10 miliar. Itu jumlah yang terbilang memadai dan aman di level Liga 2. Kini, tinggal Salahudin memantapkan derap skuat guna mewujudkan obsesi besar manajemen.

PERSIWA WAMENA

Persatuan Sepak Bola Indonesia Wamena (biasa disingkat: Persiwa) adalah sebuah klub Sepakbola profesional Indonesia yang bermarkas di Wamena,Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua. Tim yang dijuluki "Badai Pegunungan" ini memulai debutnya di Liga Utama Indonesia pada Liga Djarum VI, dengan warna kostum hitam hijau. Tim ini berada di Divisi Utama sejak musim kompetisi tahun 2006.

Bagi pendukung Martapura Persiwa menjadi mimpi buruk, bagaimana tidak tim inilah yg menjegal mimpi bayi ajaib berlaga di ISL, Kala itu Persiwa berlaga di semifinal yg mendapatkan durian runtuh dari Skandal Sepakbola gajah yang melibatkan PSIS dan PSS Sleman.
Di pertandingan semifinal divisi utama 2014 persiwa berhasil unggul dari martapura fc. persiwa sendiri saat itu terbukti memainkan pemain yang sedang terhukum alias tidak sah yakni Pieter Rumarophen.

Martapura FC pun sempat melakukan protes terkait Persiwa yang ternyata memainkan pemain tidak sahnya tersebut.

Namun ternyata hal itu juga tak berbuah hasil, karena faktanya Martapura FC tetap tidak bisa lolos ke kasta tertinggi.

Sedangkan Persiwa juga tak berhasil berpromosi ke ISL musim 2015 (sekarang Liga 1) karena tak lolos verifikasi hingga kembali bermain di Divisi Utama (Liga 2).

Pada kompetisi liga 2 musim ini Persiwa tergabung di grup 8 bersama Persbul Buol, Yahukimo FC, Persifa Fak-Fak, PSBS Biak, Persigubin Gunung Bintang, dan Perseka Kaimana. 
Berbeda dengan grup lainnya, untuk grup 8 seluruh pertandingan digelar di Sidoarjo Namun tetap menggunakan format kandang-tandang.

Persiwa Wamena sempat diumumkan mundur jadi peserta Liga 2 2017 oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, Menyusul manajemen Persiwa hingga batas waktu yang ditetapkan belum juga mendaftarkan pemain mereka untuk kompetisi kasta kedua di Indonesia.
Tapi akhirnya hal itu diralat kembali lantaran pihak Persiwa telah mendaftarkan pemain mereka ke PT LIB. "Sebenarnya keputusan untuk menerima lagi Persiwa sudah sepenuhnya menjadi wewenang PSSI. 
Walaupun dengan persiapan yang mepet nyata nya Persiwa mampu merajai Grub 8 dengan poin 20 hasil 6 kali Menang, 2kali seri,dan 2kali Kalah.
Performa apik Persiwa musim ini tidak lepas dari sentuhan dingin pelatih Djoko susilo. Setelah delapan tahun meninggalkan Persiwa Djoko Susilo akhirnya diminta pemilik klub Jhon R. Banua untuk melatih klub asal Kabupaten Jayawijaya itu di pentas Liga 2.
Pelatih asal Turen, Kabupaten Malang itu diharapkan bisa mengembalikan kejayaan Persiwa yang pernah beberapa musim berkiprah di kompetisi tertinggi di Indonesia.
Djoko Susilo adalah pelatih yang pernah mengangkat klub berjuluk Badai Pegunungan Tengah itu sejak dari Divisi Dua hingga ke pentas ISL.
Persiwa di dominasi pemain muda dengan gaya khas anak anak muda papuanya yang kuat dan full speed di padukan dengan pemain senior seperti Habel satya,yesaya desnam, dan Jaelani Arey.

Beruntung di babak 16 besar ini Persiwa Tidak berhome base di Stadion Pendidikan wamena tapi berhome base di sidoarjo jawa timur, tentu ini menguntungkan bagi Martapura fc dan tim Lain yang tergabung di grub D liga 2. Sehingga tim tidak perlu mengeluarkan biaya yg besar untuk tur ke papua seperti waktu divisi utama 2014 ketika away ke pegunungan bintang papua.

sebagai team Martapura FC mempunyai rekor yang bagus bermain di kandang termasuk menang dari Persebaya yang bertabur bintang. striker Qiskil gandrum sangat berbahaya di kotak penalty lawan dengan catatan mencetak 8 goal dan juga 7 gol dari Adiel"griezman"bogel, jngan lupakan juga peran dari second line ada Rifan Nahumahury dan Sandy Pratama serta metronom yang di main kan apik oleh Marchel huwae.

Sedikit Catatan Untuk Coach Frans Sinatra Huwae dan Tim Pelatih adalah Konsentrasi di awal dan akhir pertandingan yang biasa nya menurun sehingga sering terjadi nya gol, serta emosi pemain supaya jangan mudah tersulut karena di babak 16 besar ini pasti semua tim akan menghalalkan segala macam cara untuk memancing emosi pemain kita, disinilah penting nya peran pemain senior seperti Qiskil untuk mengayomi pemain muda. masih ada waktu Coach frans untuk membenahi. yakin kita bisa, MONSTER akan selalu mendamping MARTAPURA FC Hingga akhir.

Selamat berjuang di 16 besar Martapura FC

Hanya Kuasa TUHAN yang Maha Berkehendak

#MartapuraPunyaBola
#MfcHappy
#Sasikatan

6 Mei 2017

Lirik chant Mfc

          LONGLY LIFE MY MFC

Apa kabar mu Martapura ku
Ku tahu kamu setia menunggu 
Walaupun aku selalu sok sibuk
Kini ku datang hanyalah untukmu

Reff:
Aku ada di sini mendukungmu 
Sekali lagi seperti dulu 
Senang ataupun susah 
Selalu ceria Long Live My MFC

Laaa.... Lalaaa...lalaaaa....
Laaa.... Lalaaa...lalaaaa....

Sedihmu jadi tangis untuk ku
Senyummu jadi tawa bagi ku
Kita semua seperti saudara 
Tumbuh bersama sampai kita tua

Apa kabarmu Martapura ku
Lama terasa tidak bertemu 
Mungkin dirimu telah banyak berubah 
Jadi apapun tak masalah 

Back To Reff

                 

                  MFC DAY

Hari yang indah ku tunggu-tunggu
sekarang saatnya kita kumpul
atur rencana dan barisan
bersiap untuk pesta pora

silahturahmi Monster family
dari semua penjuru bumi
ayo kumpul keluarga
di Mfc day